Do you have suggestions or criticism for us?Contact Us Dokumentasi!

Api-Api Daun Lebar (Avicennia Officinalis L.)

Avicennia Officinalis L

Api-Api Daun Lebar (Avicennia Officinalis L.)

Setiap alam memiliki keajaiban sendiri, dan salah satu keajaiban pohon yang layak untuk dikenal adalah Avicennia Officinalis L. yang juga dikenal sebagai "Api-api." Pohon ini bukan hanya memikat dengan nama-namanya yang bervariasi seperti api-api daun lebar, api-api ludat, sia-sia putih, papi, api-api kacang, merahu, marahuf, tetapi juga dengan ciri-ciri khasnya yang unik. Tetapi merupakan sebuah perjalanan mendalam ke dunia botani yang akan membawa kita lebih dekat dengan pohon ajaib ini, yang meliputi deskripsi fisiknya, daun, bunga, buah, ekologi, penyebaran, dan manfaatnya.

Deskripsi Umum Avicennia Officinalis L.

Avicennia officinalis L., atau yang dikenal juga sebagai api-api daun lebar, adalah spesies pohon bakau yang berasal dari wilayah Samudra Hindia bagian timur dan kawasan Pasifik bagian barat. Pohon ini berukuran sedang, dengan tinggi rata-rata 12-15 meter, tetapi dapat tumbuh hingga 20 meter. Pohon ini memiliki tajuk yang lebat dengan daun berwarna hijau tua dan menghasilkan bunga kecil berwarna putih yang tersusun dalam tandan. Buahnya berupa kapsul kecil berbentuk buah batu yang berisi satu biji.

Pohon mangrove jenis  Avicennia Officinalis L. memiliki akar tunjang dan akar nafas yang tipis, berbentuk jari, yang ditutupi oleh sejumlah lentisel. Kulit kayu bagian luar memiliki permukaan yang halus, berwarna hijau-keabu-abuan sampai abu-abu-kecoklatan, juga ditutupi oleh lentisel. Avicennia Officinalis L. merupakan pohon yang benar-benar menarik dan merupakan bagian penting dari ekosistem mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan.

Karakteristik Api-Api Daun Lebar (Avicennia Officinalis L.)

Daun Avicennia Officinalis L.

Daun pohon Avicennia Officinalis L. mempunyai keindahan tersendiri. Berwarna hijau tua di permukaan atasnya dan hijau-kekuningan atau abu-abu kehijauan di bagian bawahnya, daun ini memiliki karakteristik unik yang membuatnya mudah dikenali. Permukaan atasnya ditutupi oleh sejumlah bintik-bintik kelenjar berbentuk cekung yang menambah pesona visualnya. Daun-daun ini memiliki bentuk bulat telur terbalik, bulat memanjang, atau elips bulat memanjang, dengan ujung yang bisa membundar atau menyempit ke arah gagang. Ukuran daun berkisar sekitar 12,5 x 6 cm, menciptakan estetika yang sangat memukau.

Api-Api Daun Lebar (Avicennia Officinalis L.)


Bunga Avicennia Officinalis L.

Bunga Avicennia Officinalis L. juga patut dicatat. Mereka tersusun membentuk seperti trisula, dengan bunga bergerombol muncul di ujung tandan. Salah satu hal yang paling mencolok adalah bau yang menyengat. Daun mahkota bunga memiliki susunan yang terbuka, warnanya semakin tua menjadi semakin hitam, seringkali tertutup oleh rambut halus dan pendek pada kedua permukaannya. Letak bunga bisa di ujung atau ketiak tangkai/tandan bunga, dengan formasi bulir yang berisi 2-10 bunga per tandan. Daun mahkota bunga berjumlah 4 dan berwarna kuning-jingga dengan panjang sekitar 10-15 mm. Kelopak bunga ada 5, dan benang sari, yang jumlahnya 4, lebih panjang dari daun mahkota bunga. Bunga ini adalah karya seni alam yang menakjubkan yang pantas dipuji.

Buah Avicennia Officinalis L.

Avicennia Officinalis L. juga menghasilkan buah yang sangat unik. Buah ini berbentuk seperti hati, dengan ujungnya yang berparuh pendek, dan warnanya bervariasi antara kuning dan kehijauan. Permukaan buah agak keriput dan ditutupi oleh rambut-rambut halus yang pendek. Ukuran buah berkisar sekitar 2x3 cm. Buahnya sendiri adalah karya seni alam yang mempesona, dan memainkan peran penting dalam ekosistem mangrove.

Api-Api Daun Lebar (Avicennia Officinalis L.)


Habitat dan Ekologi Avicennia Officinalis L.

Pohon ini memiliki tempat khusus dalam ekosistem mangrove. Anda dapat menemukannya tumbuh di bagian pinggir daratan rawa mangrove, terutama di sepanjang sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut dan mulut sungai. Keistimewaan pohon ini adalah kemampuannya untuk berbunga sepanjang tahun, yang memberikan manfaat ekologis yang besar bagi lingkungan sekitarnya. 

Avicennia officinalis merupakan jenis pohon yang toleran terhadap garam sehingga dapat tumbuh di berbagai habitat pesisir, termasuk rawa bakau, dataran pasang surut, dan tepi sungai. Pohon ini merupakan spesies ekologis yang penting karena menyediakan habitat bagi berbagai jenis satwa laut dan darat. Pohon ini juga berperan dalam melindungi masyarakat pesisir dari erosi dan gelombang badai. Hal ini adalah salah satu faktor penting yang membuatnya menjadi bagian integral dari ekosistem ini.

Baca Juga

Penyebaran Avicennia Officinalis L.

Tidak hanya memiliki keindahan dan keunikan, Avicennia Officinalis L. juga memiliki penyebaran yang sangat luas. Pohon ini ditemukan di seluruh Indonesia dan juga tersebar dari India selatan sampai Malaysia, Indonesia, hingga Papua Nugini, dan Australia timur. Kehadirannya yang luas membuktikan betapa pentingnya bagi berbagai komunitas dan lingkungan yang ada.

Kelimpahan dan Keberlanjutan

Salah satu hal yang menarik tentang Avicennia Officinalis L. adalah kelimpahannya. Pohon ini umum ditemukan di berbagai habitat mangrove, dan kelimpahannya memberikan manfaat besar bagi ekosistem mangrove. Namun, keberlanjutan adalah kunci untuk menjaga kelimpahan ini. Perubahan iklim dan aktivitas manusia yang merusak habitat mangrove dapat mengancam kelangsungan hidup pohon ini, sehingga penting untuk menjaga dan melindungi ekosistemnya.

Manfaat Avicennia Officinalis L. bagi Manusia

Selain memiliki keindahan dan manfaat ekologis, Avicennia Officinalis L. juga memberikan manfaat langsung bagi manusia. Avicennia officinalis memiliki berbagai kegunaan tradisional dan modern. Kulit kayu, daun, dan buah pohon ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk malaria, diare, dan infeksi pernapasan. Kayu pohon ini digunakan sebagai bahan bakar, bahan bangunan, dan pembuatan furnitur. Daunnya juga dapat digunakan sebagai pakan ternak.

Selain itu buah Avicennia Officinalis L. dapat dimakan dan memberikan sumber makanan yang berharga di beberapa komunitas pesisir. Selain itu, kayu dari pohon ini digunakan sebagai kayu bakar, memberikan sumber energi bagi banyak orang. Selain itu, getah kayu ini juga memiliki penggunaan yang unik sebagai bahan alat kontrasepsi, menunjukkan bahwa keajaiban alam ini memberikan manfaat dalam banyak bentuk yang berbeda.

Dalam beberapa tahun terakhir, Avicennia officinalis telah menjadi subjek dari sejumlah penelitian ilmiah yang menginvestigasi potensinya sebagai obat dan bahan industri. Misalnya, penelitian telah menunjukkan bahwa kulit kayu, daun, dan buah pohon ini mengandung berbagai senyawa bioaktif yang memiliki sifat antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi. Penelitian lain menunjukkan bahwa kayu pohon ini merupakan sumber bahan bakar bio yang baik dan daunnya dapat digunakan untuk menghasilkan bioetanol.

Kesimpulan

Avicennia Officinalis L., pohon yang biasa disebut Api-api, adalah salah satu keajaiban alam yang patut dihargai. Keindahan dan keunikan fisiknya, bersama dengan peran pentingnya dalam ekosistem mangrove, menjadikannya subjek yang menarik dan penting dalam dunia botani. Dengan penyebaran yang luas di seluruh wilayah Asia Tenggara, menjaga keberlanjutan pohon ini adalah tugas bersama. Selain memberikan manfaat bagi ekosistem, pohon ini juga memberikan manfaat langsung bagi manusia melalui buahnya yang dapat dimakan dan kayu bakarnya yang berharga. Mari kita jaga dan lestarikan keajaiban alam ini, dan terus mengagumi keindahan Avicennia Officinalis L. di seluruh dunia.

Refrensi

Daftar Pustaka :

Rusila Noor, Y., M. Khazali, dan I N.N. Suryadiputra. 1999. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. PHKA/WI-IP, Bogor.

Das, S. K., Samantaray, D., Mahapatra, A., Pal, N., Munda, R., and Thatoi, H. (2018). Pharmacological activities of leaf and bark extracts of a medicinal mangrove plant Avicennia officinalis L. Clinical Phytoscience, 4, 1-10.

Bakshi, M., Ghosh, S., Chakraborty, D., Hazra, S., and Chaudhuri, P. (2018). Assessment of potentially toxic metal (PTM) pollution in mangrove habitats using biochemical markers: A case study on Avicennia officinalis L. in and around Sundarban, India. Marine pollution bulletin, 133, 157-172.

Harahap, K. S., Sumartini, S., and Mujiyanti, A. (2020). Uji Hedonik: Pengkayaan Nutrisi Dari Cookies Coklat Tepung Mangrove (Avicennia Officinalis) Dengan Penambahan Tepung Kacang Merah, Tepung Wijen, Dan Tepung Hati Ayam. Aurelia Journal, 2(1), 19-28.

Shah, M. B. (2021). A review on a lesser known Indian mangrove: Avicennia officinalis L.(Family: Acanthaceae). International Journal of Green Pharmacy (IJGP), 15(1).

Mahmud, S., Paul, G. K., Afroze, M., Islam, S., Gupt, S. B. R., Razu, M. H., ... and Simal-Gandara, J. (2021). Efficacy of phytochemicals derived from Avicennia officinalis for the management of COVID-19: a combined in silico and biochemical study. Molecules, 26(8), 2210.

Posting Komentar

Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.